Wednesday, November 4, 2009

INSOMNIA

In.som.ni.a n dok keadaan tidak dapat tidur krn gangguan jiwa.
(Diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Pustaka, Cetakan kesembilan, 1997)

Gue mengidap insomnia sejak melahirkan, which is 5 tahun yang lalu. Di bulan-bulan pertama kelahiran, tiap malam anak gue bangun, entah buat ganti popok atau sekedar keausan minta nyusu. So… sampai sekarang gue selalu tidur diatas jam 2 pagi dan selalu bangun dibawah jam 6. Diantara jam isitrahat itu, beberapa kali gue kebangun dan baru bisa tidur lagi setelah 1 atau 2 jam. Berbagai cara udah gue coba buat ngatasin insomnia gue. Dari mulai baca komik, baca novel, baca pikiran anak gue yang tidur lelap, sampai akhirnya gue terinspirasi buat bikin novel. That`s fun… karena akhirnya gue bisa produktif buat menyalurkan insomnia keparat ini.

Tapi setelah novel rampung dan nunggu kabar dari penerbit, lagi-lagi gue nge-hang dan bingung apa yang harus gue lakukan buat teteup produktif. Mulai lah gue ngitungin bintang-bintang glow in the dark yang nempel di langit-langit kamar, joget-joget mengikuti irama suara kodok-kodok yang asik bikin koor di tengah pagi buta, senam jari dengan cara meng-sms orang-orang (termasuk mantan-mantan gue yang biadab), dan sesekali gigitin kuku jari tangan yang alhasil gue harus sabar nunggu kuku-kuku jari jemari gue tumbuh lagi supaya gue bisa garuk-garuk punggung dengan penuh sukacita dan mata merem melek.

Tapi ternyata kawan, ternyata oh ternyata datanglah mukjizat yang gak disangka-sangka dari Sang Pencipta buat ngatasin penyakit insomnia gue. Saat adik-adik gue dateng dari Jakarta dan nginep di rumah… so pasti tiap hari jalan terussss, secara liburan di Bali gitu loh! Hampir tiap hari berenang di kolam renang deket rumah dan hasilnya kulit gue semakin kaya akan pigmen alias makin item keling aja gitu.

Tapi bukan itu mukjizatnya… no no no. It`s huge! Kalo udah di kolam renang, ikan lele maupun belut bisa mati gaya sama gue. Secara gue udah diceburin bonyok sejak gue baru bisa melek, fasih banget lah dengan berbagai gaya punggung, gaya bebas, gaya kodok, gaya kupu-kupu, gaya uler, gaya ikan duyung, gaya dinosaurus dan gaya-gaya lainnya. Dari semuanya, gaya favorit gue adalah gaya punggung. Bukan… bukannya gue pengen menonjolkan payudara gue supaya cowok-cowok pada ngiler-ngiler, bukan juga gue iseng nantangin ngeliat sinar matahari tanpa berkedip, tapi karena asli gue paling nyaman dengan gaya ini.

Nah… waktu gue lagi asik berenang gaya punggung dan asik dengerin suara burung-burung berkicau, tanpa sadar gue ngerasa seperti terbius dan terhipnotis. Kebetulan emang cuaca lagi mendung saat itu, jadi udah PW (baca: Posisi Wuenak-red) banget deh aw! Dan gak sadar gue tertidur. Tertidur? Tertidur? Iya bener…!!! GUE TERTIDUR!!! Oh my God! Itu anugerah terbesar buat gue secara gue hampir gak pernah bisa tidur siang. Ya ampun, it`s magic! Dan tidurnya juga bukan sembarang tidur, melainkan tidur pulas nyenyak senyenyak-nyenyaknya dan bahkan tidur paling nyenyak yang pernah gue rasain seumur hidup gue. Dan hebatnya, gue bisa tidur dengan posisi menghadap matahari dan badan tetap mengambang di air. Hebat… hebat…!!! hehehe…

So… buat lo yang punya penyakit sama kaya gue, cobain deh cara yang gak sengaja gue lakukan ini. Mudah-mudahan penyakit itu bisa sembuh dan kita-kita pada insomnia-ers berubah jadi manusia normal dengan jam tidur normal.

Posted by Liza in 03:17:09
Comments

Leave a Reply